Jumat, 03 November 2017

Agar aku tak ber ‘aku’

Assalaamu’Alaykaa Yaa  Aaba ‘Abdillaah*
.
Wahai jiwa-jiwa suci yang terbang dalam angkasa malakut…
.
Wahai energi-energi abadi yang berenang dalam atmosfir jabarut…
.
Wahai ayat-ayat yang menghiasi dinding-dinding alam lahut…
.
Wahai bukti-bukti yang memadati kisi-kisi lelangit…
.
Wahai shalawat dan tasbih yang menggetarkan dedaunan …
.
Wahai desau angin yang sebarkan rintihan munajat di penghujung asa…
.
Wahai rinai-rinai yang lembabkan pipi pendamba sekerat ijabah…
.
wahai anai-anai yang membakar diri dalam ada-NYA
.
Jangan tanya apa masalah ku …
Jangan pula meminta pendapatku
.
Aku kehabisan kata dan tanda baca…
.
Pandu aku yang sempoyongan mengetuk pintu Rahmat MU
.
Biarkan aku bergulung-gulung meraung mengemis ampunanNya
.
Beri aku sepercik air dari telagaNya
.
agar aku lenyap
agar aku tak berbatas….
agar aku tak ber ‘aku’

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Zikir Nafas dan Sadar Nafas dalam Pandangan Spiritualitas Islam

  Zikir nafas adalah salah satu bentuk dzikir yang dilakukan dengan menyatukan kesadaran, lafaz dzikir, dan irama nafas. Praktiknya adalah d...