Selama ini kita menganggap bahwa kita hamba dari Sang Pencipta tapi dalam kenyataannya Sang Pencipta seperti hamba bagi manusia karena CINTA Sang Pencipta kepada makhluk ciptaannya. Dari kita di kandungan sampai kita meninggal Sang Pencipta sudah menyiapkan segala keperluan kita di alam dunia ini sampai alam akhirat nanti tanpa kecuali tanpa memandang keyakinannya apa tanpa memandang ras apa. Semua sama di mata Sang Pencipta karena semuanya makhluk ciptaan Nya yang DIA cintai. Tapi kita sebagai makhluk tidak tau diri. Seolah-olah kita ini Sang Pencipta itu sendiri. Berjalan di muka bumi dengan angkuh dan sombong nya. Berjalan tanpa ada rasa syukur di dada. Berjalan tanpa ada rasa HAMBA di dalam dadanya.
Rabu, 14 Februari 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Zikir Nafas dan Sadar Nafas dalam Pandangan Spiritualitas Islam
Zikir nafas adalah salah satu bentuk dzikir yang dilakukan dengan menyatukan kesadaran, lafaz dzikir, dan irama nafas. Praktiknya adalah d...
-
Assalamualaikum Pada diri manusia ada7 titik lathifah/lathoif. Latifah Rabbaniah yang tergolong sebagai Diri Batin adalah : 1) La...
-
3. Latifah Nafsu Natiqah Latifah ini juga dikenal sebagai diri yang boleh berfikir. Nafsu Natiqah dihijab oleh sifat ammarah yang bany...
-
Hadits tentang Empat Sungai: Air, Susu, Arak, dan Madu إِنَّ فِي الْجَنَّةِ لَنَهَرًا مِنْ مَاءٍ غَيْرِ آسِنٍ، وَنَهَرًا مِنْ لَبَنٍ لَم...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar